HAM dalam Pembangunan #7
Pada hari ini di pertemuan
ketujuh mata kuliah HAM dan Pembangunan, dosen pengampu menggunakan sistem
pengajaran yang berbeda dari biasanya. Beliau meminta mahasiswanya untuk ikut
berpartisipasi dalam menjelaskan materi dengan mempresentasikannya di depan kelas
secara berkelompok. Dari bahan materi yang sudah diberikan sebelumnya, kali ini
akan membahas bab 3 dari buku Peter Uvin. Pemilihan kelompok yang maju untuk
mempresentasikan pada awalnya ditujukan pada kelompok yang sudah siap, namun
pada hari ini Nampak tidak ada kelompok yang ingin maju pertama sehingga
dipilih secara acak oleh dosen pengampu. Kami pun menjadi tampak gelisah, entah
karena belum siap atau memang karena grogi harus menjelaskan tentang materi
hari ini.
Akhirnya setelah beberapa
kelompok maju untuk mempresentaikann, dosen mengambil kesimpulan dan dijelaskan
kembali. Secara keseluruhan pembelajaran yang dapat diambil dalam pertemuan
minggu ini ialah secara konteks sejarah HAM dan pembangunan sepenuhnya terpisah
pada tingkat implementasi serta konteks diskusi yang meliputi keduanya.
Perbedaan disini terlihat diantara keduanya dalam hal orientasi kepentingan
yang bersifat komunal atau individu. Dalam konteks pembangunan lebih
mengutamakan kepentingan kolektif atau kepentingan bersama sedangkan HAM itu
sendiri lebih berorientasi pada sudut pandang individu.
Setelah waktu perkuliahan sudah
berakhir. Dosen pun meminta untuk mempelajari bab 4 dari buku Peter Uvin untuk
dipresentasikan kembali oleh mahasiswa sama seperti ini. Kami pun meninggalkan
ruang kelas untuk melanjutkan perkuliahan hari ini dengan mengikuti mata kuliah
lain di Fakultas.
Comments
Post a Comment