Makna dan Asal Usul Hak #4
Hari ini saya menjalani rutinitas
saya kembali sebagai mahasiswa lama. Ya, sebagai mahasiwa lama, rasa malas saat
kuliah di pagi hari sudah bagaikan sepasang kekasih yang tak dapat terpisahkan.
Diselimuti dengan rasa mengantuk membuat pagi ini terasa berat. Namun kewajiban
sebagai mahasiswa harus tetap terlaksana. Seperti biasa, di pertengahan
semester seperti ini pasti banyak sekali mahasiswa lainnya yang datang
terlambat, baru saja saya memakirkan kendaraan, sudah ada beberapa orang
mahasiswa yang tampak terburu-buru karena sekarang sudah menunjukan pukul 08.10
WIB. Saya pun turut bergegas menuju ruang kelas di Gedung IDB Dewi Sartika.
Pada saat itu terasa asing sekali, karena entah mengapa antrian lift di gedung
itu tidak seperti biasanya. Pada saat saya sampai pun kebetulan lift pun baru
saja tiba dan saya ikut masuk ke dalam lift itu. Berkat dari dukungan lift IDB
akhirnya saya pun tidak terlambat masuk kelas dan perkuliahan baru saja ingin
dimulai.
Di perkuliahan pada pertemuan
keempat ini, kami sekelas akan mendapatkan pembahasan materi tentang pendasaran
filosofis HAM dan juga tentang makna asal usul hak. Pada minggu sebelumnya,
dosen pengampu sempat memberikan bahan bacaan melalui email untuk dibahas pada
hari ini. Dalam bahan bacaan tersebut dijelaskan mengapa tidak semua hak dapat
dikatakan sebagai HAM dan juga dimana ada hak maka disitu pula ada yang namanya
"kewajiban". Kewajiban dalam bahan bacaan tersebut dibagi menjadi dua
yaitu kewajiban negatif dan kewajiban positif.
Ada suatu penekanan penting yang
diberikan oleh dosen bahwa pembedaan diantara kedua kewajiban tersebut bukan
tanpa sebab melainkan penting yang sifatnya kondisional. Karena meskipun berada
dalam satu objek sama misalnya hak hidup akan mengimplikasikan kewajiban yang
berbeda antara positif dan negatif. Setelah menjelaskan mengenai Apa itu HAK
dan Asal Usul hadirnya HAK, kemudian dosen memberikan suatu kesimpulan atau
point penting mengenai Perbedaan antara HAK dan HAM supaya kita tidak
seterusnya menyamakan kedua hal yang berbeda tersebut menjadi suatu kesatuan
yang sama.
Setelah penjelasan materi yang
begitu panjang dan detail, akhirnya waktu kembali menunjukan pukul 10.30 WIB.
Perkuliahan pun berakhir. Dan saya pun kembali menjalankan rutinitas harian
saya sebagai mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan lainnya.
Comments
Post a Comment